Berita
Berita
Tanggal
 

20-September-2017 Biofarma Bakal Pasok Vaksin ke Maroko
20-September-2017 SMGR Hadirkan SITOS Penuhi Kebutuhan Konsumen
20-September-2017 IHSG Rabu Ditutup Menguat Tipis 5,24 Poin
20-September-2017 Rupiah Rabu Sore Menguat Ke Rp13.272
20-September-2017 Mendagri: Staf Dukcapil Jangan Bohong Soal KTP-E
20-September-2017 Gempa 3,8 SR Membuat Panik Warga Sentani
20-September-2017 Presiden: Perubahan Ekonomi Digital Dorong Kemajuan
20-September-2017 Menteri BUMN Dorong Pelat Merah Terbitkan DIRE
20-September-2017 Jokowi Tutup Pelatihan Akbar Guru Paud se-DKI
20-September-2017 Holding BUMN Tambang dan Energi Segera Terbentuk
Halaman : Selanjutnya >
20-September-2017
Biofarma Bakal Pasok Vaksin ke Maroko
IMQ, Jakarta - PT Biofarma (Persero) berencana memasok vaksin untuk imunisasi dasar ke Maroko.

"Saat ini, kita baru diminta untuk transfer teknologi," kata Direktur Pemasaran Rahman Rustan dalam jumpa pers acara Indonesia Business and Expo (IBD Expo) 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (20/9).

Ia menambahkan, langkah ini baru dapat direalisasikan dalam tiga tahun mendatang setelah pihak Maroko dapat mengetahui cara mengelola vaksin tersebut.

Saat ini, Biofarma sudah mendistribusikan vaksin ke 132 negara, yang terdiri dari 7 negara di bagian Australia dan Ocenia, 41 negara di Afrika, 16 negara di benua Amerika, 8 negara Eropa, serta 39 negara di Asia.

"Hanya ada tujuh negara yang memproduksi vaksin. Vaksin produksi Indonesia sudah diakui oleh Badan Kesehatan Dunia dan menjadi salah satu hub dari negara Islam," sambungnya.

Pada tahun ini, Biofarma menargetkan omset sebesar Rp3 triliun atau meningkat dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp2,7 triliun. Penjualan Biofarma masih didominasi oleh pasar domestik, sisanya luar negeri.

Berdasar laman resmi Biofarma, vaksin yang diproduksi terdiri dari vaksin virus (vaksin campak, polio, oral, dan hepatitis B) serta vaksin bakteri (vaksin DPT, TT, DT, dan BCG).